Divisi Detil Berita Divisi

ANALISIS KORELASI Product Moment (Pearson)

ANALISIS KORELASI Product Moment (Pearson).

Korelasi Product Moment atau Pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel jika data yang digunakan memiliki skala interval atau rasio. Analisis ini paling banyak digunakan. Dasar pemikiran analisis korelasi Product moment adalah perubahan antar variabel, artinya jika perubahan suatu variabel diikuti dengan perubahan variabel lain, maka kedua variabel tersebut berhubungan (terdapat korelasi).

Untuk mencari koefisien korelasi Product Moment digunakan rumus sebagai berikut :

rxy adalah koefisien korelasi yang nilainya antara – 1 hingga 1. Bila angka korelasi mendekati angka 1 berarti korelasi tersebut semakin kuat, tetapi jika mendekati 0 berarti korelasi semakin lemah.

Untuk mempermudah pemberian kategori koefisien korelasi maka dibuat kriteria pengukuran berikut:

Kategori kekuatan korelasi di atas hanya digunakan untuk menunjukkan keeratan hubungan, tetapi tidak dapat digunakan untuk menentukan korelasi tersebut signifikan atau tidak. Hal itu karena untuk menentukan signifikansi sebuah korelasi tidak hanya tergantung pada besarnya koefisien korelasi tetapi juga tergantung pada ukuran sample dan tingkat toleransi yang digunakan.

Untuk memahami aplikasi korelasi Product Moment, lihat contoh kasus berikut ini.

Kasus:

Seorang peneliti melalukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara pendapatan karyawan dengan besarnya tabungan. Untuk keperluan tersebut diambil sampel acak sebanyak 10 karyawan. Berdasarkan hasil survey, didapatkan data sebagai berikut:

Pendapatan

10

20

50

55

60

65

75

70

81

85

Tabungan

2

4

5

6

7

8

9

8

8

9

Pemecahan:

Pertanyaan penelitian

Apakah terdapat korelasi positif antara pendapatan dengan tabungan?

Hipotesis

Ho : Tidak terdapat korelasi positif antara pendapatan dengan tabungan (negatif, atau tidak signifikan).

Ha : Terdapat korelasi positif antara pendapatan dengan tabungan (signifikan).

Kriteria pengujian

Ho tidak dapat ditolak jika r hitung ≤ r tabel, atau Sig. > alpha (α)

Ha diterima jika r hitung > r tabel, atau Sig. ≤ alpha (α), dan arah positif.

Analisis data

Untuk menguji korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS adalah sebagai berikut:

1. Buka file data Korelasi Product Moment.

2. Klik Analyze, Correlate, Bivariate.

3. Masukkan variabel Pendapatan dan Tabungan.

4. Abaikan Correlation Coefficients dan biarkan posisi default, Pearson.

5. Pada Test of Significance, pilih One-tailed (karena hipotesisnya telah menunjukkan arah, yaitu “terdapat korelasi positif”).

6. Abaikan pilihan lainnya, biarkan pada posisi default, lalu klik OK.

Ouput yang dihasilkan adalah sebagai berikut :

Hasil dan kesimpulan

Pada output diatas didapatkan nilai r sebesar 0.963 yang menunjukkan hubungan positif antara pendapatan dengan tabungan, dan angka tersebut termasuk kategori korelasi sangat kuat. Dengan r tabel sebesar 0.549, maka nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel menunjuk pada hipotesis Ha diterima. Dan dengan nilai signifikansi (Sig. (1-tailed)) sebesar 0.000 kurang dari alpha yang digunakan yaitu 0.05, maka hipotesis Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pendapatan dengan tabungan pada karyawan.

 

Sumber : Suliyanto. 2011. Ekonometrika terapan – Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta : CV Andi Offset.

By : Samuel C S

konsultan FNI Statistics

 


Komentar Pengunjung

Silahkan Tinggalkan Pesan

BUTUH JASA ANALISIS DATA / PELATIHAN STATISTIK Hubungi kami di 085755387029 (WA) / LINE : fni_official / BBM. D5ABD8BF
Selengkapnya