Divisi Detil Berita Divisi

APA BEDA EFA & CFA PADA ANALISIS FAKTOR

Secara sederhana analisis faktor adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mencari faktor-faktor yang mampu menjelaskan hubungan atau korelasi antara berbagai indikator independen ataupun variabel yang diobservasi. Dilihat dari tujuan analisis, maka analisis faktor dibedakan menjadi 2 macam yaitu:

  1. Exploratory Factor Analysis (EFA)
  2. Confirmatory Factor Analysis (CFA)

Apa perbedaan EFA dan CFA?

EFA dan CFA sama-sama digunakan untuk membentuk faktor. Misal kita berbicara tentang penelitian berupa data kuesioner, maka EFA digunakan dalam kondisi dimana peneliti tidak memiliki informasi awal atau hipotesis harus dikelompokkan ke dalam variabel mana saja sekumpulan indikator yang telah dibuat. Jadi peneliti berangkat dari indikator (manifest) kemudian membentuk variabel. Atau semisal kita memiliki sejumlah variabel bebas, maka EFA digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang terkandung dalam variabel pengamatan tanpa penentuan teori sebelumnya.

Pada CFA, pembentukan faktor bertujuan untuk melakukan penegasan terhadap suatu teori pengukuran yang diberikan dalam rangka membandingkan teoritis dengan hasil empiris atau kenyataan.

Pada intinya, EFA tidak membutuhkan teori untuk memperoleh faktor karena faktor yang muncul baru dapat dinamakan setelah analisis faktor terbentuk sedangkan CFA adalah alat yang digunakan untuk “mempertegas” atau “menolak” teori pengukuran yang menjadi pertimbangan secara empiris.

 

By : Deva Rizky Yuniana

Trainer FNI Statistics


Komentar Pengunjung

Silahkan Tinggalkan Pesan

BUTUH JASA ANALISIS DATA / PELATIHAN STATISTIK Hubungi kami di 085755387029 (WA) / LINE : fni_official / BBM. D5ABD8BF
Selengkapnya